Belakangan ini cuaca Jakarta dan sekitarnya panasnya bener-bener
luar biasa. Tapi, ditengah panasnya cuaca Jakarta ini, ada aja hari-hari dan
daerah-daerah kampret yang gak tau gimana caranya, bisa ngeguyurin lu pake air
hujan sesukanya.
Membahas segala hal SERU mulai dari Hobby, Event, Trend dan Review apapun Tanpa Batas.
Sunday, June 7, 2015
Thursday, May 21, 2015
#AkuLanjutinYa - Jalan baru menuju Senyumnya
Cerita sebelumnya : http://jkt48.com/blog/viny/?p=228
Aku belajar untuk mengenalnya sedikit demi sedikit.
Ternyata dia gadis yang banyak bicara ya. Mendengarnya
bercerita tentang dirinya dengan sangat antusias, ternyata rasanya sangat
menyenangkan. Mungkin aku akan dengan senang hati melakukan hal ini seharian
penuh, duduk di kafe, menatapnya, kemudian hanya medengarkannya bercerita. Ya,
sejak tadi aku memang lebih banyak mendengarkannya bercerita dan sesekali
menimpalinya.
Tuesday, April 7, 2015
Tentang Sunshine Becomes You karya Ilana Tan
Beberapa waktu lalu, saya pergi ke toko buku langganan saya di bilangan Cinere untuk membeli novel yang sudah lama ingin saya beli. Novel itu berjudul Sunshine Becomes You karya Ilana Tan. Ketertarikan saya pada novel ini mungkin sama seperti kebanyakan penikmat karya Ilana Tan lainnya. Ya, ketertarikan saya berawal dari kisah manis di tertralogi 4 musim di 4 karya beliau sebelumnya.
Monday, April 6, 2015
SSOML #6 : Lagu siapa nih ? Eh tapi kok enak ya
“Eh, lo tau soundtrack Meteor
Garden nggak ?” tanya Dina –salah seorang teman gue– pada Neza –teman gue
lainnya.
“Tau, yang gini kan,” Neza mengambil napas dan mulai
bernyanyi, “nenenene... ne.. nene..ne...”
Dina terdiam.
“Lo tau soundtrack Meteor
Garden, Dim ?” tanya Dina pada Dimas –teman gue lainnya (lagi).
“Tau,” jawab Dimas mantap.
“Gimana ?”
“Nenenene... ne..
nene..ne...”
Dina terdiam.
Gue terdiam.
Master Limbad pun terdiam.
Saturday, March 28, 2015
Review Dorama : Kasuka na Kanojo
“Ketika Jepang luluh lantah terkena bom atom sekutu, kalian
tahu apa yang pertama kali ditanyakan sang Kaisar ?” tanyanya. “Bukan berapa
jumlah tentara yang tersisa, bukan berapa jumlah dokter yang masih hidup, bukan
juga berapa jumlah artis JAV yang masih mulus *eh... Tetapi, berapa jumlah guru
yang berhasil selamat.”
Itulah kisah yang
sering kali diceritakan guru saya di SMA dulu.
Jika menyimak kembali cerita tadi, kita dapat melihat jika
Jepang sangat menjunjung tinggi jasa dan kemuliaan seorang guru. Dan bukan hal yang
mengherankan jika saat ini Jepang sering kali mengangkat kisah-kisah guru
inspiratif dalam film-film dan dorama-doramanya.
Dan ya, kali ini kita akan kembali membahas salah satu dorama
yang mengangkat kisah guru hebat, Kasuka na Kanojo.
Saturday, March 21, 2015
Tentang Shigatsu wa Kimi no Uso
I met the
girl under full-bloomed cherry blossom, and my fate has begun to change.
Satu lagi anime terbaik yang pernah saya saksikan berakhir,
Shigatsu wa Kimi no Uso.
Sunday, February 22, 2015
Gaya pacaran ramaja Jepang (yang pro pria kecil)
Ada dua kebiasaan
pasangan muda di Jepang dalam hal pacaran yang sangat berbeda dengan gaya
pacaran muda-mudi di Indonesia. Sebenaranya ada lebih banyak lagi kebiasaan
pasangan kekasih di Jepang yang berbeda dengan pasangan kekasih di Indonesia.
Tetapi, dua hal inilah yang paling menonjol, dan paling “didambakan” oleh pihak
laki-laki Indonesia untuk dapat diterapkan di Indonesia. Yang pertama adalah
dalam hal janji kitika hendak pergi kencan. Kemudian yang kedua adalah dalam
hal traktiran.
Wednesday, February 18, 2015
SSOML #5 : Boneka ini, mirip siapa ?
Ketika ingin memberikan hadiah, wanita suka sekali, bahkan
pandai, mengasosiasikan hadiah yang akan
ia berikan dengan orang yang akan menerima hadiahnya. Misalnya, seorang gadis
cenderung akan memberikan parfume beraroma ringan dengan kesan sporty untuk
kekasih prianya yang macho. Contoh lainnya adalah ketika seorang ibu membelikan
sebuah mainan mobil-mobilan untuk anaknya yang bercita-cita menjadi pembalap F1.
Atau ketika seorang istri memberikan sebuah motor baru untuk suaminya yang
tukang ojeg (lah).
Monday, February 9, 2015
Review Anime : Isshuukan Friends
Jika persahabatan diibaratkan sebagai sebuah perjalanan. Maka
kenangan dapat menjadi peta yang bisa menunjukan jalan untuk kembali. Melakukan
hal baru bersama sahabat bagaikan berpetualang ke tempat yang belum diketahui. Tempat
yang belum ada di peta. Kemudian kita melukiskan peta dunia persahabatan kita
sendiri. Namun dapatkah kita mengarungi dunia yang belum diketahui tersebut
tanpa peta ? Mungkin anime satu ini dapat memberikan jawabannya sendiri, Isshuukan
Friends.
Subscribe to:
Posts (Atom)




