Sunday, February 22, 2015

Gaya pacaran ramaja Jepang (yang pro pria kecil)

Ada dua kebiasaan pasangan muda di Jepang dalam hal pacaran yang sangat berbeda dengan gaya pacaran muda-mudi di Indonesia. Sebenaranya ada lebih banyak lagi kebiasaan pasangan kekasih di Jepang yang berbeda dengan pasangan kekasih di Indonesia. Tetapi, dua hal inilah yang paling menonjol, dan paling “didambakan” oleh pihak laki-laki Indonesia untuk dapat diterapkan di Indonesia. Yang pertama adalah dalam hal janji kitika hendak pergi kencan. Kemudian yang kedua adalah dalam hal traktiran.





Untuk hal pertama, ketik ingin pergi kencan pasangan kekasih Jepang lebih sering membuat janji untuk bertemu di suatu tempat, biasanya stasiun, untuk kemudian pergi bersama naik kendaraan umum, biasanya kereta. Dan setelah selesai kencan pun mereka akan berpisah di stasiun. Tidak ada istilah antar jemput dalam kamus mereka. Hal ini sangat berbeda dengan gaya pacaran pasangan Indonesia yang bisanya si pria harus menjemput si wanita di rumahnya sebulum pergi kencan. Dan setelahnya pun si pria harus mengantarkan si wanita pulang. Bahkan bukan hal yang aneh jika banyak pria menganggap dirinya sebagai tukang ojeg dibandingan pacar *ups. Tetapi jika ada tukang ojeg yang menganggap dirinya sebagai pacar si wanita, itu baru aneh. Pede mampus.

Selanjutnya dalam hal traktiran. Jika pasangan kekasih di Indonesia pergi makan di suatu tempat, biasanya si pria lah yang akan (harus) membayar makanan yang dimakan si wanita (tidak berlaku sebaliknya). Sedangkan pasangan kekasih di Jepang tidak mengenal kebiasaan seperti itu. Ketika mereka selesai makan, mereka akan membayar makananya sendiri-sendiri. Mereka tidak mengenal istilah traktir.

Sesuatu yang patut diperjuangkan oleh kaum pria. Jadi ketika pacar anda selesai makan dan anda tidak sanggup lagi mentraktirnya, maka katakanlah, “Sayang kamu bayar sendiri ya ?” Jika pacar anda bertanya, “Kenapa sayang ?” Jangan anda jawab, “Karena kau telah mencuri hatiku (dan isi dompetku).” Iya jangan jawab seperti itu, kerena itu namanya gombal, dan yang lebih penting, karena itu nggak nyambung. Tetapi angkatlah dagu anda, lalu katakan dengan semacho mungkin, “BIAR KAYAK JEPANG.” Namun jika karena hal ini, selanjutnya pacar anda lebih memilih jalan dengan pria lain. Ber-seppuku lah, bunuh dirilah layaknya seorang samurai. BIAR KAYAK JEPANG.

Jadi, mulai tertarikkah anda untuk menerapkan gaya pacaran ala Jepang ini dalam hubungan anda ? Untuk para pria, jika kalian mulai terarik menerapkannya, ‘berharaplah’ (dan merengeklah). Atau mungkin anda justru tertarik untum mengencani gadis-gadis Jepang ? Hmm jika iya, jangan lupa di-syahadat-in ya, guys (Anak UIN banget sih XD).


THANKS.

11 comments:

  1. Replies
    1. Mau coba ?
      "Bermimpilah," Tong XD hahaha.

      Btw Makasih udah mampir & ninggalin jejak di Fuwa Fuwa Zone :).
      Thank you.

      Delete
    2. Udh gua coba tapi ldr an gan

      Delete
    3. This comment has been removed by the author.

      Delete
    4. Good luck buat hubungannya ya gan :).

      Delete
  2. yaudah sono pacaran aja sama cewek jepang, tapi pertanyaannya emang si cewek jepangnya mau? hahahah :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan itulah permasalahan terbesar kaum-kaum jomblo pemimpi seperti kami XD.

      Btw Makasih udah mampir & ninggalin jejak lagi di Fuwa Fuwa Zone :).
      Thank you.

      Delete
  3. Replies
    1. Ber-seppuku-lah, gan. BIAR KAYAK JEPANG XD.

      Btw makasih udah mampir & ninggalin jejak di Fuwa Fuwa Zone :).
      Thank you.

      Delete
  4. bener juga sih, tapi tergantung cewe nya mau apa enggak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh jelas pasti mau kok, tapi kalo ceweknya itu "Cewek Imajiner" XD.

      Btw makasih udah mampir & ninggalin jejak di Fuwa Fuwa Zone :).
      Thank you.

      Delete